Ilmu Komunikasi Untirta

we can't not to communicate

pertemuan 1

Posted by iye tukang copypaste pada 25 Maret 2010

PENGERTIAN TEORI DALAM KOMUNIKASI

oleh puspita asri praceka

Komunikasi :
– proses
– sosial
– simbol
– makna
– lingkungan

* model komunikasi adalah Representasi sederhana dari proses komunikasi

* Fenomena adalah mengamati kejadian di lingkungan sekitar, sebagai gejala sosial yang ditangkap oleh alat indera manusia dan dijadikan suatu masalah : apa, mengapa dan bagaimana tujuannya.
* Konsep adalah simbol yang mengandung pengertian singkat dari fenomena tingkat abstraksi yang tinggi
* Preposisi adalah kalimat atau ungkapan yang terdiri dari dua fariael atau lebih yang menyebabkan hubungan sebab akibat
* Fakta adalah preposisi yang telah diuji kebenarannya secara empiris
* Asumsi adalah Anggapan dasar
* Aksioma adalah Dalil, fenomea yang tidak usah diperdebatkan lagi

* Teori adalah Konseptualisasi atau penjelasan logis dan empiris tentang suatu fenomena
– uraian untuk menjelaskan hubungan berbagai unsur suatu fenomena
– Perilaku komunikasi begitu cair, kadang bisa diramalkan, kadang tidak
– Teori hanya sekedar persepsi
– Persepsi sulit dan banyak rintangan
– Teori tidak bisa menjelaskan fenomena secara utuh
– Pesan dipersepsi berbeda tergantung budaya

* Ciri umum teori
– semua teori adalah abstrak dari suatu hal. dengan demikian teori sifatnya terbatas, contoh : teori radio tidak sama dengan teori televisi
– semua teori adalah konstruksi ciptaan manusia, sehingga sifatnya relatif dalam arti tergantung pada cara pandang si pencipta teori, sifat dan aspek hal yang diamati, serta kondisi lain yang mengikuti seperti waktu, tempat, dan lingkungan sekitarnya

* Sifat, tujuan dan fungsi teori
– Bukan semata-mata untuk menemukan makna yang tersembunyi, tetapi merupakan suatu cara untuk melihat fakta, mengorganisasikan, serta mempresentasikan fakta tersebut.
– Dengan demikian teori yang baik adalah konseptualisasi dan penjelasannya didukung oleh fakta dan dapat diterapkan dan kehidupan nyata.

* Teori Komunikasi merupakan Konseptualisasi atau penjelasan logis tentang fenomena peristiwa komunikasi dalam kehidupan manusia.
– Peristiwa yang dimaksud mencakup produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang yang terjadi dalam kehidupan manusia

* Fungsi teori :
– Mengorganisasikan
Apabila mengamati realitas sosial jangan bekerja setengah-setengah. Misalnya gambar secara gamblang fakta yang diperoleh:
x + y = z. Apabila menunjukkan hubungan, maka keeratan hubungannya dihitung, dan yang dihasilkan tidak hanya angka-angka, akan tetapi harus diterjemahkan.

– Memfokuskan
– Hal-hal dari suatu objek harus jelas fokusnya, memfokuskan terhadap permasalahan yang akan diamati.
– Misalnya: motivasi kerja - sikap, apakah difokuskan pada sikap kognitif, afektif, atau konatif. Memfokuskan karena teori hanya menjelaskan suatu hal saja.

– Menjelaskan;
Teori harus mampu membuat penjelasan, terhadap hal yang diamati, yang tidak hanya bergunauntuk mengamati pola-pola, hubungan, tetapi juga untuk menginterpretasikan peristiwa tertentu.

– Mengamati;
Teori dapat memberikan petunjuk bagaimana cara mengamati hal yang diamati.

– Membuat prediksi;
Membuat suatu perkiraan tentang kejadian yang akan datang, apabila hal-hal yang akan digambarkan oleh teori juga tercerminkan di masa sekarang.

– Heuristik;
Teori yang baik adalah mampu merangsang peneliti untuk melakukan kembali penelitian secara terus menerus.

– Komunikasi;

– Kontrol/mengawasi;
Teori yang baik adalah mampu merangsang peneliti untuk melakukan kembali penelitian secara terus menerus.

– Generatif.
Teori berfungsi sebagai sarana perubahan sosial & cultural dan sarana untuk menciptakan kehidupan baru.

* Komponen konseptual komunikasi :
– Ilmu komunikasi sebagai ilmu sosial bersifat multidisipliner, sehingga definisi yang diberikan oleh para ahli sangat beragam. Masing-masing definisi mempnyai penekanan arti, cakupan, dan konteks yang berbeda antara satu dengan lainnya.
– Franx E.X. Dance (1976) seorang sarjana Amerika menekuni bidang komunikasi, mencoba menginventarisasi 126 definisi komunikasi yang berbeda antara satu sama lain. Definisi tersebut mencerminkan 15 komponen konseptual.

* Beberapa patokan sebagai tolak ukur evaluasi kesahihan teori, yaitu :
1. Cakupan teoretis, artinya yang menjadi persoalan, apakah suatu teori yang dibangun memiliki rinsip generality (keberlakuan umum);
2. Cakupan kesesuaian (appropriatness) artinya apakah isi teori sesuai dengan pertanyaan (permasalahan teoretis yang diteliti)
3. Cakupan heuristik, artinya apakah suatu teori dibentuk mempunyai potensi untuk menghasilkan penelitian atau teori lainnya yang berkaitan
4. Validitas/konsistensi internal dan eksternal, artinya dalam konsistensi internal artinya mempersoalkan apakah konsep dan penjelasan teori konsisten dengan pengamatan, sedangkan konsistensi eksternal, artinya apakah teori yang dibentuk didukung oleh teori lainnya yang telah ada.
5. Cakupan parsimoni (kesederhanaan), artinya teori yang baik adalah berisi penjelasan yang sederhana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: